Media Relations

Media Relations: Strategi Meraih Publisitas

Dalam rangka membantu para tenaga kesehatan melawan Covid-19m, seorang pemilik homestay di Jawa Tengah menjadikan penginapannya sebagai tempat istirahat bagi para tenaga kesehatan. Momen ini pun ia bagikan di akun Twitter pribadinya. Tak lupa ia  turut mengetag para influencer, blogger, dan tentunya jurnalis. Alhasil, cuitannya pun menjadi topik perbincangan di jagat Twitter dan sebuah kantor berita nasional pun turut memberitakan kabar baik ini.

 

Entah disadari oleh @BriliAgung atau tidak, apa yang telah ia lakukan merupakan sebuah contoh aktivitas public relations (PR). Kegiatan yang dia lakukan memiliki dampak yang luar biasa. Pandemi virus Corona membuat para tenaga medis menjadi garda terdepan dalam proses penyembuhan pasien. Namun, mereka kekurangan alat pelindung dan juga kekurangan waktu istirahat. Karenanya, donasi homestay ini bisa menjadi tempat bagi mereka untuk sekedar membersihkan atau merebahkan badan sejenak. Tak heran bila aksinya ini mendapat pujian dan dukungan masyarakat maya hingga akhirnya mendapat publisitas di media massa.

Persahabatan PR dan Media

PR dan media massa sulit untuk dipisahkan. Setiap aktivitas PR tidak akan terlepas dari peran media massa. Mengapa media massa? Perlu diingat bahwa media massa dapat menyebarkan informasi secara luas dalam kurun waktu yang singkat. Selain itu, media juga dibaca oleh masyarakat yang tersegmentasi. Artinya, setiap media memiliki audiens yang berbeda-beda dan PR harus sangat jeli mengidentifikasi audiens yang menjadi targetnya.

Bagi PR, media massa adalah kawan lama yang membantu mengantarkan pesan perusahaan kepada masyarakat. Di saat-saat tertentu, media massa membantu PR menyampaikan pesan kunci kepada kelompok masyarakat yang menjadi target perusahaan. Harapannya, masyarakat yang membaca berita tersebut dapat memahami keinginan perusahaan. Akses konten inilah yang akan menghidupi media massa.

Bagi para jurnalis, PR dapat menjadi sumber informasi yang dapat membantu pekerjaan mereka untuk memproduksi berita. Mereka bisa mendapatkan informasi secara langsung kepada pimpinan atau PR-nya. Simbiosis mutualisme inilah yang kemudian menjadi dasar bagi PR untuk saling memahami dan menjaga hubungan saling menguntungkan dengan para jurnalis. PR butuh ruang publikasi dan media massa butuh konten. Sebuah hubungan yang saling menguntungkan, bukan?

Media relations adalah strategi membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan media untuk mencapai tujuan PR.

Apa tujuan media relations?

Media relations ini merupakan aktivitas yang paling sering digunakan oleh PR. Media relations memiliki sejumlah aktivitas, di antaranya:

  • Berinteraksi dengan para jurnalis untuk membangun hubungan yang bersifat jangka panjang.
  • Mengelola kontak dengan jurnalis di saat genting.
  • Mencari liputan media dan merespon permintaan wawancara atau informasi yang dibutuhkan oleh jurnalis.
  • Mengukur hasil, memonitor, dan mengelola kontak antara organisasi dan jurnalis (Doorley & Garcia, 2007).

Berdasarkan aktivitas tersebut, maka hasil akhir yang diharapkan dari strategi media relations adalah publisitas (media coverage) yang positif. Publisitas adalah hasil dari usaha publikasi berupa artikel, tulisan, foto, atau tayangan visual bernilai berita yang sangat tinggi secara gratis.

Baca juga:

Strategi meraih publisitas

Setiap kegiatan PR harus dikomunikasikan kepada publik dengan media yang relevan dengan publik yang dituju. Beda publik, beda juga media berkomunikasinya. Namun, secara umum, PR menggunakan teknik berikut untuk menciptakan publisitas:

  • Press release
  • Pitch letter atau surat penawaran
  • Konferensi pers
  • Media gathering
  • Media tour
  • Special event
  • Media interview
  • Layanan informasi publik

Jurnalis butuh sumber berita yang terpercaya

Melayani kebutuhan para jurnalis menjadi kunci sukses media relations. Jurnalis bekerja memproduksi berita yang bahan baku informasinya berasal dari sumber yang terpercaya dan ahli di bidangnya. Karena itu, seorang PR harus dapat memposisikan perusahaan sebagai ahli di bidangnya dan mudah dijangkau, sehingga para jurnalis dapat menjadikan perusahaan anda sebagai sumber berita.

Untuk melayani kebutuhan informasi para jurnalis, maka anda perlu membuka ruang media atau newsroom di website perusahaan. Newsroom ini menampung segala materi yang dibutuhkan oleh media, seperti press release, informasi terupdate, media kit, dan multimedia yang mudah untuk diakses. Materi-materi inilah yang diharapkan dapat menjadi bahan untuk memperkaya konten berita yang sedang diproduksi.

Skill dasar PR yang dibutuhkan dalam media relations

Kesuksesan meraih publisitas merupakan buah hasil dari kerja keras para personel yang menjalankan fungsi PR dengan baik. Untuk itu, para personel PR harus memiliki skill dasar PR berikut agar kelak dapat menguasai teknik-teknik media relations:

  • menulis press release
  • menulis pitch letter
  • produksi media visual (infografik)
  • manajemen event
  • riset media
  • copywriting

Manfaat media relations

Media relations penting untuk dilakukan oleh perusahaan, organisasi nonprofit, dan juga personal yang memiliki publik yang bervariasi. Hubungan yang baik dengan media massa memberikan PR peluang publisitas yang positif sehingga dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan citra perusahaan yang positif
  • Meningkatkan visibilitas di media
  • Mengubah sikap target audiens
  • Mempererat hubungan dengan masyarakat
  • Memperluas pasar
  • Mempengaruhi kebijakan pemerintah lokal, nasional, maupun internasional
  • Memperkuat komunikasi dengan para pemegang saham dan penasihatnya
  • Memperkuat hubungan industrial.

Selain itu, hubungan media yang terjaga dengan baik juga dapat membantu PR dalam menangani krisis yang dialami oleh perusahaan. Hubungan yang baik akan membuat berita di saat krisis terasa lebih positif. Dalam situasi buruk saat AirAsia QZ8501 jatuh di laut Jawa, media tidak hanya melaporkan proses evakuasi, tetapi juga menceritakan kisah-kisah heroik lain selama masa krisis AirAsia. Publisitas yang positif sangat dibutuhkan selama masa krisis agar publik tetap percaya terhadap perusahaan dan mendukung perusahaan untuk melewati masa sulit.

 

 

Contoh liputan CNN yang memperlihatkan usaha Tim SAR untuk mengevakuasi AirAsia QZ8501

Dengan manfaat tersebut, maka PR harus proaktif membangun dan memelihara hubungan yang saling membutuhkan dengan media massa. PR dan media massa bisa menjadi rekan kerja yang baik.

What do you think?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.