Memilih universitas untuk melanjutkan pendidikan S1 ternyata gampang-gampang susah. Seringkali kita tidak hanya pusing dihadapkan pada berbagai macam pilihan jurusan, tetapi juga ongkos selama perkuliahan.

Artikel pada situs Hai Online pada Maret 2015 lalu menempatkan President University pada posisi puncak universitas swasta termahal di Indonesia mengalahkan Universitas Pelita Harapan dan Swiss-German University. Sebenarnya, apa sih yang membuat universitas ini mahal?

Menurut Rektor Mahal Karena…

Tingginya biaya kuliah di President University diakui oleh Chandra Setiawan selaku Rektor President University kepada Bisnis.com.

“Biaya satu paket S1 selama 3,5 tahun proses belajar mencapai Rp100 juta ditambah Rp950.000 perbulan bagi mahasiswa yang tinggal di asrama.”

Hal ini dianggap sepadan dengan apa yang didapatkan oleh mahasiswanya seperti kurikulum yang bersifat internasional, tenaga pengajar langsung dari luar negeri dan lulusan universitas luar negeri, lingkungan berbahasa Inggris, serta berbagai fasilitas lainnya seperti kolam berenang, lapangan tenis, dan golf driving-range.

Selain itu, lulusan President University juga mampu bersaing dengan para lulusan universitas terbaik dari dalam maupun luar negeri di bidang pekerjaan.

“Sebanyak 93% mahasiswa kami telah diterima di perusahaan ketika mereka melakoni proses magang, jadi sebelum mereka lulus sudah diterima,” kata rektor.

Menurut saya mahal karena… Nilai lebihnya!

Kuliah selesai dengan cepat

President University menyusun kurikulum yang harus ditempuh sebanyak 10 semester. Untuk mempercepat penyelesaian studi dibuatlah sistem setahun dua semester panjang dan satu semester pendek yang semuanya wajib untuk diambil, sehingga studi dapat ditempuh dalam waktu 3 tahun 8 bulan. Coba bayangkan bila kesepuluh semester ini dijalani dengan sistem kurikulum yang biasa, maka perkiraannya akan selesai kuliah dalam waktu 5 tahun.

Cepat mendapatkan pekerjaan

President University memiliki program internship (magang) yang wajib diikuti oleh mahasiswa selama minimum 20 minggu yang setara dengan 6 SKS perkuliahan. Tidak perlu ditanya berapa banyak mahasiswa yang sedang menyusun thesis (istilah skripsi bagi mahasiswa President) sudah mendapatkan kepastian pekerjaan setelah lulus. Cepat bukan?

Selain itu, bila Anda masuk kuliah di umur 18 tahun dan memang ingin berkarir di industri, maka besar potensinya di umur 21-22 tahun Anda sudah mendapatkan pekerjaan.

Networking

Istilah ‘networking’ ini lebih dikenal ketika Anda bekerja nanti. President University menyediakan sebuah tempat untuk membangun jaringan pertemanan multikota, multinegara, dan multidimensi. Apakah itu? President University Student Housing alias asrama. Di tempat inilah ribuan mahasiswa aktif President University tinggal dan menghabiskan banyak waktu di sela-sela studinya.

Lingkungan Berbahasa Inggris

Untuk Anda yang asli Indonesia, mungkin akan gengsi bila bicara dalam bahasa Inggris ke sesama mahasiswa Indonesia. Tetapi bagaimana bila berbicara dengan mahasiswa dari China, Vietnam, Somalia, Afghanistan, Filipina, dan Korea? Harus dalam bahasa Inggris!

Fasilitas Non-akademik

Saya tidak berbicara soal fasilitas akademik, itu sudah menjadi kewajiban universitas untuk memenuhinya. Tapi, bagaimana Anda memiliki kesempatan untuk mendekati para pucuk pimpinan perusahaan nanti bila Anda belum memiliki pengetahuan tentang bermain tenis atau golf? Untuk itu, mahasiswa President University diberikan waktu khusus untuk menggunakan lapangan tenis dan golf driving-range secara gratis!

Terakhir yang perlu diingat bahwa biaya 250 juta rupiah tersebut harus Anda bayar apabila Anda tidak mendapatkan subsidi dari kategori-kategori beasiswa yang sudah disiapkan. Kategori beasiswa ini akan didapatkan melihat hasil tes yang dilakukan oleh President University di berbagai sekolah di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Bila Anda lulus tes dan berprestasi tentu akan jauh lebih murah. Minat? 😀