Teknik Membangun Karisma Agar Disegani

Pernahkah kamu melihat seseorang begitu disegani padahal tidak ada sesuatu yang begitu menonjol dari dirinya? Orang tersebut bisa jadi memiliki karisma yang positif. Karisma merupakan pesona yang dapat memikat dan membangkitkan rasa kagum orang lain terhadap dirinya.

Banyak orang percaya bahwa karisma adalah bakat yang dibawa sejak lahir. Namun, menurut seorang profesor di bidang perilaku organisasi, John Antonakis, meyakini bahwa karisma dapat dibentuk.

“Karisma bisa dipelajari dan diajarkan kepada siapa saja. Ada sejumlah teknik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan level karisma, yang bisa diterapkan ketika kita berbicara dan berinteraksi dengan orang lain. Sama seperti atlet yang harus berlatih keras agar bisa tampil maksimal dalam sebuah perlombaan, seorang pemimpin yang ingin tampil lebih karismatik juga perlu sering-sering berlatih untuk meningkatkan level karismanya.”

John Antonakis.

Berikut ini sejumlah tips yang bisa kamu lakukan untuk memunculkan karisma dalam dirimu di lingkungan profesional.

Bangun karakter diri yang positif

Karisma yang baik berasal dari diri sendiri. Maka, sangat penting untuk menjaga sikap dan perilaku diri sendiri. Kenali dirimu dan temukan hal-hal yang dapat meningkatkan kepercayaan dirimu.

Perbanyak belajar dan membaca untuk menggali wawasan. Meskipun kamu memiliki keahlian khusus, hindari merasa diri paling hebat dan hargai kemampuan orang lain. Akui kelebihan orang lain dan berikan pujian yang tulus.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mulai membangun karakter positif melalui penampilan. Kepribadian seseorang dapat tercermin dari caranya berpakaian. Gunakanlah pakaian yang rapi dan sopan, sesuai ketentuan kampus atau perusahaan, tanpa menghilangkan jati dirimu. Perhatikan kerapian dan kebersihan diri karena akan berpengaruh kuat terhadap kenyamanan rekan kerja di sekitarmu.

Berkomunikasi yang positif dan membangun

Tutur kata yang sopan akan membantu membangun iklim komunikasi yang positif dengan orang lain. Kamu bisa mulai menyapa orang lain di kampus atau di kantormu dengan sapaan Pak, Bu, Mas, atau Mbak. Kamu juga bisa mencairkan suasana dengan mengucapkan salam ketika bertemu orang lain, seperti “selamat pagi, apa kabar?”.

Selain itu, jadilah seorang pendengar yang baik. Simak situasi dan kondisi lawan bicaramu agar kamu tidak salah melontarkan omongan atau gurauan yang tidak semestinya.

Gunakan komunikasi nonverbal yang sesuai

Komunikasi lisan belum cukup untuk membangun karisma. Kamu juga perlu menguasai dasar-dasar komunikasi nonverbal, di antaranya postur tubuh yang meyakinkan, ekspresi wajah, dan olah vokal.

Tampilkan rasa hangat dan bersahabat di dalam dirimu. Tersenyumlah saat kamu bertemu dan saat berpapasan dengan orang lain. Senyum mendandakan kamu sebagai orang yang hangat dan bersahabat. Tidak perlu berlebihan, cukup tersenyum dengan tulus.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan dalam membangun karismamu. Selamat mencoba!

What do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.