Buku adalah jendela dunia. Berbagai informasi bisa didapatkan dengan membaca. Namun, nampaknya manfaat membaca belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Alhasil, Indonesia menempati peringkat 60 dari 61 negara dalam studi “Most Literated Nation In The World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 (Kompas.com).

Realita ini mungkin tidak mengherankan bagi Muhammad Noer, seorang pembicara dalam forum TEDx Jakarta. Noer mengemukakan dari berbagai faktor yang membuat orang malas membaca, seperti bukunya tidak menarik atau kurang termotivasi, ada satu faktor penting yang menghambat.

“Satu penyebab kenapa orang malas membaca adalah karena mayoritas kita masih membaca lambat. Ketika Anda membaca lambat, maka sebuah buku akan terasa berat untuk diselesaikan.”

Noer mengungkapkan kecepatan baca rata-rata orang adalah 200 kata per menit. Padahal, kecepatan baca rata-rata ini setara dengan anak sekolah dasar. Ia pun memberikan tips untuk membaca cepat melalui video berikut agar Anda dapat menyelesaikan 52 buku dalam satu tahun.