Banyak kegiatan public speaking dilakukan secara virtual karena keterbatasan jarak dan juga pandemi covid-19. Meskipun dilakukan secara virtual, public speaking masih menjadi hal yang ditakuti banyak orang.
Selama dua hari, 30 September s.d. 1 Oktober 2022, saya mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan ELSA Speak, sebuah perusahaan yang telah membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris jutaan orang di seluruh dunia. Saya diundang untuk menjadi salah satu juri dalam putaran final lomba public speaking dalam bahasa Inggris.
Dari lomba ini, saya menyimpulkan beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan efektivitas public speaking-mu secara virtual.
Rencanakan konten pidatomu
Konten adalah pesan dan gagasan yang akan kamu sampaikan dalam pidatomu. Atur konten pidatomu ke dalam tiga bagian: pembukaan, isi, penutup.
Mulailah pidatomu dengan menjelaskan alasan mengapa topik yang akan kamu bahas penting untuk diketahui oleh audiensmu. Selanjutnya, sampaikan ide dan gagasanmu tentang topik yang kamu bahas. Gunakan fakta dan data pendukung yang relevan dengan gagasanmu agar pidatomu faktual dan obyektif sesuai kenyataan. Kemudian, akhiri pidatomu dengan menyimpulkan ide dan gagasanmu.
Variasikan tempo berbicara, intonasi suara, dan maksimalkan ekspresi wajah
Tidak seperti saat offline, public speaking virtual sering dibatasi oleh frame webcam di laptopmu. Audiens hanya bisa melihat separuh badan atasmu saja dan fokus pada wajahmu. Karena itu cobalah mainkan ekspresi wajahmu agar audiens dapat menangkap pesanmu dengan mudah. Lihatlah ke kamera agar menciptakan kontak mata virtual dengan audiensmu.
Selain itu, atur tempo bicaramu. Saat kamu ingin memberikan penekanan pada kalimat tertentu, perlambat temponya agar audiens bisa lebih mudah memahami pesanmu. Atur juga kapan kamu harus berbicara dengan nada tinggi dan nada rendah. Pidato yang terburu-buru dan datar meninggalkan kesan yang kurang baik.
Periksa peralatan audiovisual dan perlengkapan pendukung
Public speaking virtual yang memorable juga didukung oleh peralatan dan perlengkapan yang bekerja dengan baik. Cek microphone atau headset yang akan kamu gunakan dan sesuaikan dengan suaramu. Atur jarak microphone dengan mulut agar suaramu terdengar jelas.
Selain itu, pastikan kamera webcam-mu bekerja maksimal. Bila terasa terlalu gelap, maka kamu perlu menambah lighting atau pindah ke tempat yang lebih terang. Hindari cahaya backlight yang terlalu terang di belakangmu karena akan mengganggu audiens. Kamu juga perlu menyesuaikan jarakmu dengan webcam agar wajahmu tidak terlalu close-up.
Bila diperlukan, kamu bisa menambah latar virtual untuk mendukung public speaking-mu. Sesuaikan latar dengan temanya dan warna yang kontras denganmu. Hindari menggunakan latar yang provokatif atau terlalu terang karena bisa membuat audiens tidak nyaman.
Simulasikan public speaking-mu!
Public speaking yang berhasil tidak terjadi begitu saja. Para pembicara profesional akan mempersiapkan materi dan perlengkapan jauh sebelum mereka berpidato. Kamu bisa berlatih membaca naskah dan memperagakan bahasa tubuh yang sesuai dengan pesanmu. Bacalah naskahmu berkali-kali agar kamu tahu kalimat mana yang tidak efektif dan kapan kamu bisa memvariasikan suaramu.
Itulah tips agar public speaking-mu berhasil. Semoga sukses!

